Sunday, August 19, 2007

Indramayu.3gp on 1.3mp camera

KUALITAS 640 x 480 pixel tampaknya bahkan cenderung akan menjadi standar bagi kamera ponsel baru agar harga tetap kompetitif. Hampir setiap kamera keluaran baru yang berkamera sudah menyertakan kualitas VGA.

Sehingga bisa diperkirakan, era VGA pada ponsel kemungkinan bisa lebih lama lagi, sekalipun yang megapixel sudah tersedia. Paling tidak hal ini tergambar dari upaya perusahaan elektronik Toshiba yang sejak Mei lalu memproduksi secara massal modul kamera VGA.

Ke depan kamera VGA akan menjadi lebih ringkas, selain tentu akan semakin murah. Toshiba membuat modul terkecil yang dibuat secara massal ini yang merupakan gabungan sensor citra CMOS (metal-oxide semiconductor) dan prosesor sinyal digital (DSP) pada sebuah cip tunggal yang lebih kecil dan ringkas.

ISTILAH VGA sebenarnya memang berasal dari dunia teknologi informasi, kata ini sangat populer untuk menandai resolusi sebuah monitor komputer. Bahkan sampai sekarang resolusi VGA masih tetap bertahan, sekalipun sudah lama dikembangkan resolusi di atasnya, seperti SVGA atau super VGA (800 x 600 pixel).

Dunia ponsel tampaknya sengaja meminjam istilah VGA ini agar cepat akrab di telinga para pemakai ponsel. Secara mudah istilah ini digunakan sebagai patokan dasar bagi pengguna ponsel dalam membayangkan kualitas dengan membandingkan yang sudah ada.

Penerapan VGA dalam ponsel ini tentu tidak persis sama dengan yang berlaku pada PC. Jika dalam PC resolusi langsung menyangkut resolusi pada monitor yang sesuai dengan kartu grafisnya, tetapi dalam ponsel adalah untuk kemampuan kamera digital yang melengkapinya.

Bagi mereka yang bergelut di dalam teknologi informasi, terutama menyangkut kamera digital, melihat kemampuan ponsel VGA ini masih belum apa-apa. Untuk hasil yang lumayan sebuah kamera digital paling tidak sudah diperlukan kemampuan resolusi 3 megapixel, meskipun kualitas ini juga masih jauh jika dibandingkan dengan kualitas film konvensional.

Kualitas dari sebuah kamera memang akan diukur dengan membandingkan ketajaman atau kerapatan hasil foto di atas kertas cetak foto. Hasil cetak yang baik akan sangat sulit dibedakan dengan hasil cetak foto konvensional (menggunakan film seluloid), terutama untuk ukuran cetak yang besar.

UNTUK mengukur kerapatan atau resolusi sebuah karya foto digital ada sedikit berbeda antara tampilan pada layar monitor komputer dengan hasil cetak pada kertas. Perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat membuat orang menjadi salah kaprah.

Payar monitor lebih dikenal dengan istilah pixel merupakan kependekan dari picture element atau elemen gambar, untuk setiap incinya dikenal dengan ppi (pixel per inci). Sedangkan cetak pada kertas lebih dikenal dengan penggunaan istilah dpi (dot per inch atau titik per inci), namun antarkedua "satuan" ini tidak secara tetap bisa dikonversikan seperti halnya satuan lain.

Sehingga memang lebih tepat menyebutnya ppi bukan dpi lagi. Untuk penampilan gambar grafis VGA pada layar monitor komputer 15 inci setara dengan gambar 50 ppi. Tentu semakin besar layar monitornya akan semakin kecil ppi, sebaliknya semakin kecil layar akan semakin besar ppi, kecuali nanti teknologi bisa memperpendek jarak antarpixel atau dot-pitch (jarak antarpixel) yang lebih rapat.

Jadi kualitas VGA untuk dicetak di atas kertas 3 R atau 4 R masih bagus, seperti halnya hasil cetakan dari film biasa. Namun, untuk dicetak dalam ukuran besar akan terlihat kasar atau pecah dan pada ukuran besar ini mudah dibedakan antara foto hasil cetakan dari ponsel dengan kamera biasa (film 35 milimeter).

Paling tidak untuk ukuran 10 R dibutuhkan kualitas kamera lebih dari 3 megapixel, terutama untuk dicermati pada jarak dekat. Untuk ponsel jelas masih membutuhkan waktu, selain banyak membutuhkan ruang untuk menempatkan susuan lensa, juga ruang untuk menangkap citra dan penyimpan informasi (memori) yang lebih besar.

Contohnya pada penggunaan camera 1.3mp pada kasus Indramayu.3gp. Kelihatan sekali bahwa camera yang digunakan camera 1.3mp yang kedalam gambarnya cukup bagus di tepat terang tapi agak kurang sip jika ditempat gelap.

Belum menyangkut munculnya kelambanan dalam proses penyimpanan sehingga juga membutuhkan "prosesor" yang semakin cepat pula. Masih cukup panjang perjalanan kamera digital dalam ponsel, namun untuk kebutuhan praktis sudah cukup memadai.


Selanjutnya...

Saturday, August 18, 2007

Wi-Fi? Apaan Tuh??!

Wi-Fi (kadang dituliskan Wi-fi, WiFi, Wifi, wifi) Wi-Fi adalah salah satu standard wireless networking. Dengan menggunakan peralatan ini, kita bisa terkoneksi ke jaringan, wireless local area network (WLANs) alias jaringan tanpa kabel. Wi-Fi, singkatan dari "Wireless Fidelity" semula diharapkan agar semua mobile device, seperti komputer laptop, dan PDA (Personal Digital Assitants) dapat memasuki pada jaringan lokal, namun sekarang banyak digunakan untuk akses internet dan telepon nirakabel VoIP.

Komputer desktop juga bisa menggunakan Wi-Fi, menjadikan jaringan dalam kantor tanpa mengeluarkan biaya ekstra untuk pemasangan kabel. Kebanyakan komputer masa kini dijual bersama dengan fasilitas Wi-Fi didalamnya, komputer yang lainnya memerlukan memasang Wi-Fi network card. Peralatan lain seperti kamera digital, kadang dilengkapi Wi-Fi.

Semua orang yang menjalankan perangkat Wi-Finya dapat masuk ke dalam jaringan lokal saat dekat dengan salah satu akses poin pada sebuah jaringan. Koneksi dijalankan mengguna-kan sinyal radio; tidak memerlukan kabel ataupun menancapkan perangkat kita ke dalam jaringan. Jika jaringan lokal tersambung dengan internet, maka perangkat Wi-Fi juga akan mendapatkan akses internet. Semua area tercakup oleh satu maupun beberapa akses poin yang disebut Hot Spot. Daya jangkauannya dari akses poin bermacam-macam. Wi-Fi home router yang dipasang bisa mencapai area jika dalam ruangan sampai 45meter dan 90 meter diluar ruangan dari akses poin.

Merek dagang Wi-Fi dikontrol oleh aliansi Wi-Fi (formerly the Wireless Ethernet Compatibility Alliance), organisasi yang melakukan test dan memberikan sertifikat pada perangkat dengan standart IEE 802.11. Komputer Apple menjual produk Wi-Fi atas masing-masing merek dagang AirPort. Biasanya terdapat semacam logo sertifikat yang mengindetifikasi bahwa produk itu telah menggunakan perangkat Wi-Fi didalamnya.

Trend jaringan saat ini cenderung mengarah ke wireless networking. Salah satu keungulan wireless networking adalah praktis dan tidak rumit dalam penggunaannya. Jaringan tanpa kabel yang populer adalah Wi-Fi. memungkin-kan kita untuk melakukan akses internet tanpa kabel dengan peranti yang relatif murah.

Perangkat yang dibutuhkan
Dari sisi pengguna, peralatan yang dibutuhkan adalah:
Laptop: tentu saja untuk mengakses internet, anda memerlukan sebuah komputer.Laptop anda harus memiliki slot PCMCIA , karena pada slot ini nanti kita akan memasukkan perangkat Wi-Fi.

Wi-Fi PCMCIA Card: peralatan yang berfungsi sebagai pemancar dan penerima sinyal

Pemasangan card dan instalasi driver
Periksa dulu letak slot PCMCIA pada laptop anda.

Kemudian masukkan Wi-Fi Card anda

Sampai dengan masuk sempurna

Setelah itu, maka sistem operasi akan mendeteksi hardware yang baru dimasukkan
Selanjutnya kita masukkan CD driver dari vendor card.
Windows akan mencari driver yang sesuai.
Setelah ketemu dan terinstall, maka akan muncul konfirmasi bahwa hardware telah terinstall
Setelah semuanya selesai, berarti driver anda sudah terinstall. Langkah ini cukup dilakukan sekali, ketika pertama kali card anda dimasukkan

note: Jika anda menjumpai logo seperti dikiri ini pada laptop anda, itu artinya komputer anda sudah memiliki perangkat Wi-Fi yang sudah built-in di dalam komputer anda. Sehingga anda tidak perlu menjalankan langkah2 instalasi seperti di atas. Anda bisa langsung loncat ke point berikut ini.

Melakukan koneksi
Setelah driver terinstall, kini saatnya anda melakukan koneksi.ke access point terdekat.
Pada system tray, cari ikon yang menunjukkan wireless connection, kemudian klik kanan. Maka akan muncul menu pop up, pilih View Available Wireless Network
Selanjutnya akan muncul sebuah jendela.
Apabila terdapat lebih dari satu access point, maka akan muncul nama-namanya pada jendela tersebut. Pilih salah satu nama access point, beri tanda centang pada Allow me to connect to the selected wireless network even though it is not secure.
Kemudian Klik tombol connect di bawahnya.
Apabila koneksi berhasil, maka akan muncul konfirmasi seperti diatas.
Untuk memastikannya, anda bisa memeriksa menggunakan perintah ifconfig, dan pastikan anda sudah mendapatkan nomor IP
Selanjutnya anda bisa melakukan aktivitas berinternet seperti biasa.

Selanjutnya...

Cara Mengetahui Nomor Produk Windows

Mau tahu nomor seri sistem Windows yang Anda instal? Klik menu (Start) (Run...), Lalu ketikkan regedit. Pada jendela Registry Editor, klik folder HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Miscrosoft\Windows\currentVersion. Dijendela ini Anda bisa mengetahui nomor seni di opsi ProductlD

Cara praktis mencari tahu product ID Windows yang terinstal.

Selanjutnya...

Celah Yahoo Messenger Ditemukan

Kerentanan baru ini berpotensi menyebabkan kode tidak penting yang berjalan pada PC. Detail kerentanan tersebut pertama kali diinformasikan pada blog perusahaan itu.
Karthik Raman, dari McAfee menyatakan, sejauh ini tidak ada kode eksploitasi yang dipublikasikan. Kerentanan tersebut mempengaruhi Yahoo Messenger versi 8.1.0.413. Hal ini terpicu jika user menerima undangan penggunaan Webcam. Tipe kerentanan disebut sebagai timbunan overflow, di mana sepenggal kode dapat dieksekusikan dengan izin tidak layak dan memungkinkan kebiasaan malicious selanjutnya seperti aksi download kode lainnya

Sementara menurut Greg Day, analis keamanan untuk McAfee di Inggris, McAfee menyarankan pengguna YM untuk menolak undangan Webcam hingga Yahoo mengeluarkan tambalannya
Selain itu, user juga dapat memblokir trafik keluar pada TCP port 5100 yang berafiliasi dengan operasi program tersebut. Yahoo sampai saat ini belum memberikan komentar mengenai masalah ini.(sda asia)

Selanjutnya...

Wednesday, August 15, 2007

Menghilangkan Virus dan Mengembalikan Data di Flash Disk

Makin meningkatnya penggunaan flash disk, membuat pembuat virus mengalihkan sasarannya ke media penyimpanan yang simple tersebut, bukan hanya menanamkan virus tetapi juga efek yang dihasilkan beraneka ragam, salah satunya isi yang ada di flash disk, seperti file atau folder disembunyikan (Hidden). Gimana cara menanggulangi kasus tersebut? , coba ikuti langkah-langkah di bawah ini.

Menghilangkan virus

Langkah Pertama
1.Pastikan antivirus terupdate
2.Masukkan flash disk ke PC atau Laptop
3.Jangan membuka kotak dialog yang muncul

ketika flash disk dimasukkan ke PC atau laptop.

Langkah kedua
1.Buka windows Explorer atau My Computer
2.Klik kanan mouse di posisi drive flash disk, biasanya F:
3.Kemudian pilih scan virus sesuai anti virus yang digunakan (“ingat”, biasakan antivirus terupdate)

Mengembalikan data

Setelah virus benar-benar hilang dari flash disk, sekarang saatnya mengembalikan data yang disembunyikan (Hidden). Berikut langkah-langkahnya:

1.Buka Command Prompt, bisa dengan cara klik Start – Run- ketik cmd atau command (untuk Windows 98/ME).

2.Setelah terbuka jendela command prompt, kemudian ketik attrib -h -r -s -a /s /d f:
(dengan catatan berada di drive C, sebagai contoh; C:\Documents and Settings\Papa>
attrib -h -r -s -a /s /d f: )

3.Lalu setelah perintah tersebut diketikkan, kemudian enter.

4.Apabila langkah no.2 tidak berhasil, anda pindahkan posisinya dari drive C ke drive flash disk (biasanya F), untuk memindahkan posisi drive, ikuti langkah berikut, apabila posisi flash disk di komputer atau laptop ada di drive F, maka (sebagai contoh); C:\Documents and Settings\Papa> F: kemudian enter maka akan pindah ke drive F:\>

5.Setelah berada di posisi drive flash disk kemudian ketik perintah yang sama dengan langkah no.2, namun untuk f: yang berada di belakang dihilangkan, sebagai contoh : F:\> attrib -h -r -s -a /s /d , kemudian enter.

6.Sesudah proses tersebut, sekarang coba cek folder atau file yang ada di flash disk.

Selanjutnya...

Friday, August 10, 2007

Penggunaan Infus System

Sekarang ini menjamur sekali toko komputer yang menjual printer paket dengan infus system.
Yang jadi pertanyaan:
1. Apakah cukup berguna bagi anda?
2. Bagaimanakah mengenai kwalitas tinta?
3. Apakah tinta substansi tsb tidak merusak printer?
Banyak saya temui printer2 user toko saya yang mengeluh karena penggunaan tinta yang sembarangan merusak head printer mereka.
Tidak sedikit yang menemui salah satu headnya tidak bisa mengeluarkan tinta samasekali walaupun sudah di ganti dengan catridge ori, hal ini berlaku bagi printer yang headnya terpisah dari catridge sperti printer epson dan canon.
Akhirnya solusi yang cukup bijak adalah:
Apakah sangat penting jika menggunakan infus? Apabila penting maka selayaknya kita survey dulu terhaap kwalitas tinta2 yang akan kita pakai. Cerewet sedikit tidak papa yang penting umur printermu panjang.
Dan serahkanlah pada ahlinya untuk instalasi infus system.


Selanjutnya...

Wednesday, August 01, 2007

Tujuh Warnet di Sidoarjo Kena Sweeping

Polres Sidoarjo gelar sweeping terhadap warnet-warnet dan multiplayer games di Sidoarjo. Korbannya, 7 warnet dan multiplayer games berikut pemiliknya jadi tersangka.

Warnet yang terkena sweeping oleh Polres Sidoarjo
berikut pemilinya adalah Top One di Pondok Mutiara (LEONARDI), Multiplayer Zigma di Puri Indah (SUKARDI), Galaksi di Tropodo 108 (ANDRI CANDRA), King di Jl. Pahlawan 33 (LESTARI RAHAYU), Intan Net di Tropodo 11 (AGUSTINUS), Pegasus Net di Jl. Trunjoyo 41 (SIANTORO), dan Titan Net di Jl. Majapahit 82 (BUDI CAHYADI).

AKP ISBARI Kasat Reskrim Polres Sidoarjo, Kamis (26/07) mengatakan pihaknya menapat laporan dari Bussiness Software Alliance Singapura tentang adanya penggunaan software bajakan di 7 warnet dan multiplayer games tersebut.

“Kami menerima laporan dari BSA itu pada 27 Juni 2007 dan kita lakukan pendalaman. Hasilnya, memang ditemukan software illegal pada warnet dan multiplayer games itu,” ujar ISBARI.

Polres Sidoarjo mulanya menyita seluruh personal computer (PC) di warnet dan multiplayer games tersebut. Masing-masing untuk Warnet Top One 63 unit, multiplayer games Zigma sebanyak 93 unit, Galaksi sebanyak 6 unit, King 3 unit, Intan Net 19 unit, Pegasus Net 3 unit, dan Titan Net 29 unit.

Dalam PC di warnet dan multiplayer games tersebut, kata ISBARI ditemukan adanya software bajakan seperti Adobe Photoshop, Adobe Reader, platform Microsoft Windows, dan sejumlah software dari Apple.
Karena banyaknya barang bukti yang disita, diakui ISBARI, Mapolres Sidoarjo tak mampu menampungnya. Untuk itu hanya 8 unit PC yang kini masih disita, sisanya dikembalikan namun disegel.

Tujuh pemilik warnet maupun multiplayer tersebut statusnya sudah tersangka namun tidak dilakukan penahanan.

“Penahanan tidak dilakukan karena para tersangka beritikad baik tidak menghilangkan barang bukti, mempersulit penyidikan, apalagi melarikan diri. Kasusnya tetap kita proses. Tujuh tersangka tetap harus wajib lapor tiap Senin dan Kamis,” kata ISBARI.

Ditegaskan ISBARI, penertiban terhadap warnet dan multiplayer games akan terus dilakukan selama ada laporan dari BSA.
Getolnya polisi di jajaran Polda Jatim belakangan ini sejak Irjen Polisi HERMAN S. SUMAWIREDJA Kapolda Jatim menandatangani nota kesepahaman dengan BSA beberapa waktu lalu. Korbannya, sejumlah warnet di Malang beberapa waktu lalu juga pernah terkena sweeping karena menggunakan software illegal.

Sumber: suarasurabaya.net

Selanjutnya...